| Jenis Metadata |
Statistik Sektoral |
| Judul Kegiatan |
Kompilasi Data Neraca Bahan Makanan (nbm) Kabupaten Penajam Paser Utara |
| Kode Kegiatan |
- |
| Tahun |
2025 |
| Cara Pengumpulan Data |
Kompilasi Produk Administrasi |
| Sektor Kegiatan |
Harga dan Paritas Daya Beli |
| Apakah mendapatkan rekomendasi kegiatan statistik dari BPS? |
Ya |
| Identitas Rekomendas |
K-25.6409.010 |
| I. PENYELENGGARA |
| Instansi Penyelenggara |
DINAS KETAHANAN PANGAN |
| Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara |
Jl. Provinsi Km.21 Kel.petung Kec.penajam |
|
Telepon |
(0543) 52331 |
|
Email |
[email protected] |
|
Faksmail |
- |
| II. PENANGGUNG JAWAB |
| Unit Eselon Penanggung Jawab |
|
|
Eselon 1 |
- |
|
Eselon 2 |
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Penajam Paser Utara |
| Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3) |
Gajali, Sp |
|
Jabatan |
Kepala Bidang Ketersediaan Dan Kerawanan Pangan |
|
Alamat |
Jl. Provinsi Km.21 Kel.petung Kec.penajam |
|
Telepon |
05435233195 |
|
Email |
[email protected] |
|
Faksmail |
(0543) 5233195 |
| III. PERENCANAAN DAN PERSIAPAN |
| Latar Belakang Kegiatan |
Menurut Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 Bahwa Ketahanan Pangan Adalah Kondisi Terpenuhinya Pangan Bagi Negara Sampai Dengan Perseorangan, Yang Tercermin Dari Tersedianya Pangan Yang Cukup Baik Jumlah Maupun Mutunya, Aman, Beragam, Bergizi, Merata Dan Terjangkau Serta Tidak Bertentangan Dengan Agama, Keyakinan Untuk Dapat Sehat, Aktif, Produktif Secara Berkelanjutan. Ketersediaan Pangan Dapat Di Amati Pada Berbagai Tingkatan Yang Secara Herarkhi Mencakup Rumah Tangga, Regional, Dan Nasional. Salah Satu Cara / Instrumen Untuk Memperoleh Gambaran Situasi Ketersediaan Pangan Disuatu Wilayah Pada Periode Tertentu Dapat Dituangkan Dalam Nbm (neraca Bahan Makanan) Atau Fbs (food Balance Sheet). Dengan Menggunakan Tabel Neraca Bahan Makanan (nbm) Dapat Diperoleh Informasi Tentang Situasi Penyediaan Pangan, Penggunaan Pangan Dalam Negeri Dan Ketersediaan Untuk Dikonsumsi Penduduk. |
| Tujuan Kegiatan |
1. Untuk Mengetahui Gambaran Pengadaan (produksi, Impor, Stock) Dan Penggunaan Serta Ketersediaan Pangan Untuk Konsumsi Penduduk Di Suatu Wilayah Tertentu, Baik Untuk Evaluasi Maupun Landasan Perencanaan Pangan. 2. Untuk Mengetahui Tingkat Keragaman Pangan Pola Pangan Harapan (pph) Ketersediaan Pangan Untuk Menghasilkan Suatu Komposisi (standart) Pangan Dalam Rangka Memenuhi Kebutuhan Gizi, Sekaligus Mempertimbangkan Keseimbangan Gizi Penduduk. |
| Rencana Jadwal Kegiatan |
2025 |
| 1. Perencanaan |
|
|
Perencanaan Kegiatan |
2024-12-02 s.d 2024-12-31 |
|
Desain |
2024-12-02 s.d 2024-12-31 |
| 2. Pengumpulan |
|
|
Pengumpulan Data |
2025-01-02 s.d 2025-12-31 |
| 3. Pemeriksaan |
|
|
Pengolahan Data |
2025-01-02 s.d 2025-12-31 |
|
Analisis |
2025-01-02 s.d 2025-12-31 |
| 4. Penyebarluasan |
|
|
Diseminasi Hasil |
2026-01-05 s.d 2026-01-16 |
|
Evaluasi |
2026-01-19 s.d 2026-01-23 |
| Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan |
|
|
Nama Variabel (Karakteristik) |
- Neraca Bahan Makanan
- Produksi
- Stok
- Perubahan Stok
- Impor
- Ekspor
- Penyediaan Dalam Negeri
- Pemakaian Dalam Negeri
- Ketersediaan per Kapita
|
|
Konsep |
- Neraca Bahan Makanan
- Produksi
- Stok
- Stok
- Impor
- Ekspor
- Penyediaan Dalam Negeri
- Pemakaian Dalam Negeri
- Ketersediaan per Kapita
|
|
Definisi |
- Neraca Bahan Makanan (NBM) adalah penyajian data dalam bentuk tabel yang dapat menggambarkan situasi dan kondisi ketersediaan pangan untuk konsumsi penduduk di suatu wilayah (Negara/Propinsi/Kabupaten) dalam suatu kurun waktu tertentu. NBM menyajikan angka rata-rata jumlah pangan yang tersedia di tingkat rumah tangga konsumen untuk konsumsi penduduk per Kapita (kg/thn atau gr/hari atau zat gizi tertentu/Kapita/hari).
- Produksi adalah jumlah keseluruhan masing-masing bahan makanan yang dihasilkan, baik yang belum mengalami proses pengolahan maupun yang sudah mengalami proses pengolahan.
- Stok adalah sejumlah bahan makanan yang disimpan/dikuasai oleh pemerintah atau swasta, seperti yang ada di pabrik, gudang, depo, lumbung petani/rumah tangga, dan pasar/pedagang, yang dimaksudkan sebagai cadangan dan akan digunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan. Data stok yang digunakan adalah data stok awal dan akhir tahun.
- Perubahan stok adalah selisih antara stok akhir tahun dengan stok awal tahun. Perubahan stok ini hasilnya bisa negatif (-) dan bisa positif (+). Makna negatif (-) berarti ada penurunan stok akibat pelepasan stok ke pasar, dengan demikian komoditas yang beredar di pasar bertambah. Makna positif (+) berarti ada peningkatan stok yang berasal dari komoditas yang beredar di pasar, dengan demikian komoditas yang beredar di pasar menjadi menurun.
- Impor adalah sejumlah bahan makanan, baik yang belum maupun yang sudah mengalami pengolahan, yang didatangkan/masuk dari luar negeri ke dalam wilayah Republik Indonesia, dengan tujuan untuk diperdagangkan, diedarkan, atau disimpan
- Ekspor adalah sejumlah bahan makanan, baik yang belum maupun yang sudah mengalami pengolahan, yang dikeluarkan/keluar dari wilayah Republik Indonesia.
- Penyediaan Dalam Negeri adalah sejumlah bahan makanan yang berasal dari produksi keluaran (output) dikurangi perubahan stok ditambah impor dikurangi ekspor.
- Pemakaian Dalam Negeri adalah sejumlah bahan makanan yang digunakan di dalam negeri/daerah untuk pakan, bibit/benih, diolah untuk industri makanan dan bukan makanan, yang tercecer, dan yang tersedia untuk dikonsumsi.
- Ketersediaan per Kapita adalah sejumlah bahan makanan yang tersedia untuk dikonsumsi setiap penduduk suatu negara atau daerah dalam suatu kurun waktu tertentu, baik dalam bentuk natura maupun dalam bentuk unsur gizinya
|
|
Referensi Waktu (Periode Enumerasi) |
- Satu Tahun Terakhir
- Satu Tahun Terakhir
- Satu Tahun Terakhir
- Satu Tahun Terakhir
- Satu Tahun Terakhir
- Satu Tahun Terakhir
- Satu Tahun Terakhir
- Satu Tahun Terakhir
- Satu Tahun Terakhir
|
IV. DESAIN KEGIATAN |
| Kegiatan ini dilakukan |
Berulang |
| Frekuensi Penyelenggaraan |
Tahunan |
| Tipe Pengumpulan Data |
Longitudinal Panel |
| Cakupan Wilayah Pengumpulan Data |
Sebagian Wilayah Indonesia |
| Wilayah Kegiatan |
Penajam Paser Utara |
| Metode Pengumpulan Data |
Lainnya (Pengamatan; Pengumpulan data sekunder) |
| Sarana Pengumpulan Data |
Lainnya (Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI) ; Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI) ; Surat Permintaan Data) |
| Unit Pengumpulan Data |
Individu |
| V. DESAIN SAMPEL |
| Jenis Rancangan Sampel |
|
| Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir |
|
| Metode yang Digunakan |
|
| Kerangka Sampel Tahap Terakhir |
|
| Fraksi Sampel Keseluruhan |
|
| Nilai Perkiraan Sampling Error Variabel Utama |
|
| Unit Sampel |
|
| Unit Observasi |
|
| VI. PENGUMPULAN DATA |
| Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)? |
Tidak |
| Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data |
(Supervisi ; Lainnya: Pemeriksaan Dokumen, Validasi, Evaluasi dan Monitoring, Rapat Konsolidasi, Verifikasi Validasi Lapangan) |
| Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon? |
Tidak |
| Petugas Pengumpulan Data |
|
| Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data |
|
| Jumlah Petugas |
|
|
Supervisor/penyelia/pengawas |
orang |
|
Pengumpul data/enumerator |
orang |
| Apakah Melakukan Pelatihan Petugas? |
|
| VII. PENGOLAHAN DAN ANALISIS |
| Tahapan Pengolahan Data |
|
|
Penyuntingan (Editing) |
Ya |
|
Penyandian (Coding) |
Ya |
|
Data Entry |
Ya |
|
Penyahihan (Validasi) |
Ya |
| Metode Analisis |
Deskriptif |
| Unit Analisis |
Individu |
| Tingkat Penyajian Hasil Analisis |
Kabupaten/Kota |
| VIII. DISEMINASI HASIL |
| Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum |
|
|
Tercetak (hardcopy) |
Ya |
|
Digital (softcopy) |
Ya |
|
Data Mikro |
Tidak |
| Judul dan Rencana Rilis Produk Kegiatan |
|
|
Tercetak (hardcopy) |
2026-01-16 |
|
Digital (softcopy) |
2026-01-05 |
|
Data Mikro |
- |